MEMBUAT JARINGAN SEDERHANA PADA CISCO PACKET TRACER
1.Membuat topologi jaringan
2. Mengkonfigurasi Switch 0, Switch 1 dan Router
3. Konfigurasi GigabitEthernet 0/0
4. Hasil PC3 dan PC4
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
Kamis, 20 Desember 2018
Rabu, 19 Desember 2018
PERTEMUAN 14
KONFIGURASI DHCP SERVER PADA ROUTER DI CISCO PACKET TRACER
1. Membuat topologi seperti gambar dibawah ini
2. Konfigurasi interface routernya yang menuju ke client
3. Konfigurasi DHCP server
4. Lihat di client, apakah ip address sudah sesuai dengan gateway dan dns
PC0
PC1
PC2
PC3
PC4
Selasa, 18 Desember 2018
Pertemun 13
KONFIGURASI DASAR EIGRP ROUTING
1. Gambar 2Router dan 1Switch
2. Gambar Cli R1
3. Gambar Cli R2
OSPF ( Open Shortest Path First)
1. Gambar 2 Router dengan menggunakan Serial DTE
2. Gambar Cli R1
3. Gambar Cli R2
1. Gambar 2Router dan 1Switch
2. Gambar Cli R1
3. Gambar Cli R2
OSPF ( Open Shortest Path First)
1. Gambar 2 Router dengan menggunakan Serial DTE
2. Gambar Cli R1
3. Gambar Cli R2
Selasa, 11 Desember 2018
PERTEMUAN 12
TUGAS MANDIRI
CISCO PACKET TRACER
1. Navigating The IOS
2. Configuring Initial Switch Settings
3. Configuring Initial Router Settings
4. Connect A Router To A LAN
PERTEMUAN 11
TUGAS MANDIRI
A. ICMP
atau Internet Control Message Protocol adalah bagian dari
istilah internet protocol yang pada umumnya digunakan oleh sebuah peralatan
yang terhubung dengan jaringan internet untuk keperluan penganalisaan sebuah
jaringan, salah satu penggunaan ICMP yang cukup pavorit adalah ping dan traceroute .
Apa saja fungsi dari ICMP?
Setelah mengetahui sedikit mengenai definisi dari ICMP
atau Internet Control Message Protocol, maka untuk memahaminya lebih lanjut,
berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari protocol ICMP ini :
1. Membantu proses
error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan
Error merupakan salah satu gejala yang paling mungkin
terjadi di dalam sebuah jaringan komputer. Error biasanya terjadi ketika pesan
dan juga request tidak dapat tersampaikan ke host, ataupun koneksi terputus
atau kehilangan koneksi dalam proses transmisi data di dalam jaringan komputer.
Dengan adanya protocol ICMP ini, maka setiap error
yang terjadi dapat dihandle langsung oleh protocol ini, dimana protocol ICMP
ini bertugas untuk melakukan tindakan – tindakan ketika terjadi yang namanya
error di dalam sebuah jaringan komputer tesebut.
2. Membantu control procedure atau prosedur pengaturan
pada sebuah jaringan
Control procedure atau prosedur pengontrolan juga
merupakan tugas dan fungsi utama dari protocol ICMP ini. ICMP bertugas untuk
mengatur dan mengontrol segala macam bentuk pengaturan pada sebuah jaringan
kompter. Dengan adanya ICMP ini, maka setiap jaringan komputer dapat berjalan
sesuai dengan prosedur juga ketentuan yang ada, sehingga tidak mengalami
melenceng atau kesalahan dalam proses transmisi jaringan tersebut.
3. Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus
pada network layer atau lapisan jaringan
Pengendalian error atau error handling sudah dibahas
pada poin sebelumnya. Akan tetapi, selain melakukan pengendalian error atau
error handling ini, ICMP juga memiliki tugas juga fungsi lainnya, yaitu
melakukan pengenalian terhadap arus informasi yang ditransmisikan pada network
layer atau lapisan jaringan.
Seperti diketahui, ketika bekerja, sebuah jaringan
akan memiliki beberapa macam lapisan atau layer – layer tertentu yang mana
setiap paket data harus melewatinya. ICMP bertugas untuk melakukan pengendalian
terhadap arus yang akan masuk ke dalam masing – masing layer tersebut.
4. Mendeteksi
terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan
sebagainya
Tugas pendeteksian dan juga pelaporan akan terjadinya
error juga merupakan tugas dan fungsi utama dari ICMP ini. ICMP merupakan
protocol yang memilki peran penting ketika terjadi error pada sebuah jaringan
atau network. Ketika ICMP mendeteksi terjadinya error, biasanya router
atau perangkat
keras jaringan lainnya akan memberikan tanda kepada ICMP,
misalnya host tidak dapat dijangkau, atau koneksi terputus.
B. POP3
bisa jadi
istilah akrab di telinga Anda. Namun, ternyata meski itu adalah istilah aneh di
telinga Anda, POP3 adalah salah satu hal paling umum yang Anda gunakan setiap
hari tanpa Anda sadari.
Ya, POP3 adalah protokol internet atau jaringan yang
digunakan untuk mengambil surat elektronik atau email dari server email ke
perangkat Anda atau klien email
POP3 adalah singkatan dari Post Office Protocol versi
3. Sesuai namanya, POP3 adalah protokol pada jaringan internet yang memiliki
fungsi seperti bus email, dan digunakan pada klien email yang harus kita ambil
dan baca email atau e-mail masuk.
Penggunaan email atau surat elektronik tentu saja
tidak kita kenal di telinga kita? Saat email masuk ke inbox email kami, di
situlah POP3 bekerja dan memainkan peran yang sangat penting.
Mirip dengan protokol transfer surat sederhana yang
menangani pengiriman dan penerimaan pesan atau email di Internet, POP3 akan
mengelola semua email yang ada.
Fungsi dari POP3 =>
POP3 adalah sebuah protocol
internet yang digunakan untuk mengakses email atau surat elektronik yang masuk
ke dalam email client. Fungsi utama dari POP3 ini adalah untuk menyimpan
sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan kemudian meneruskannya
ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika email tersebut sudah
dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ni adalah mereka yang memegang username
dan juga password dari alamat email).
Penggunaam
POP3 =>
Protocol POP3 berguna untuk
mengambil email dari server dan menyimpan sementara diinbox masing-masing
pemilik email sebelum didownload ke PC melalui aplikasi email seperti Mozilla
Thunderbird, Microsoft Outlook, Eudora dan sebagainya.Dengan
adanya protocol POP3 ini akan mempermudah user untuk mengambil email. User tidak
perlu lagi mengunjungi situs penyedia jasa email, cukup dengan menginstall
aplikasi client email seperti yang disebutkan diatas maka kita dapat melakukannya.Hal yang
perlu diperhatikan adalah email yang kita miliki haruslah mendukung layanan
protocol POP3.
C. SMTP
Merupakan
kependekan dari Simple Mail Transfer Protocol. Apabila kita
artikan secara harafiah, maka bisa dikatakan bahwa SMTP merupakan sebuah
protocol yang digunakan untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan
(proses transfer sebuah surat secara elektronik), namun dengan menggunakan
sebuah acara teknis yang simple dan mudah untukdipaham dan diimplementasikan.
Fungsi SMTP =>
Digunakan untuk membantu user mengirimkan surat
elektronik kepada penerima. Jadi dengan menggunakan protocol SMTP ini, maka
anda sebagai seorang user dapat mengirimkan pesan elektronik atau email kepada
penerima.
Penggunaan SMTP =>
Prinsip dasar dan prinsip utama dari penggunaan SMTP ini adalah bahwa terdapat sebuah email server yang bertugas sebagai penampung sementara surat elektronik, sebelum dikirmkan ke alamat email penerima. Jadi, ketika user akan mengirimkan sebuah surat elektronik, maka surat elektronik tersebut, yang dikirmkan oleh user akan menggunakan protocol SMTP, sehingga surat tersebut kemudian akan masuk ke dalam email server, untuk dicocokan dengan alamat email penerima. Ketika alamat email penerima sudah terdeteksi cocok, maka surat elektronik atau email tersebut kemudian di kirimkan ke alamat email yang dituju, dan pengirim akan memperoleh notifikasi bahwa email sudah dikirimkan ke alamat email.
Apabila kita melihat hal ini, maka cara kerja SMTP ini
persis seperti cara kerja kotak pos atau bis surat yang dulu sering kita
gunakan untuk mengirimkan surat dari kota ke kota. SMTP bisa kita analogikan
sebagai sebuah bis surat atau kotak pos. ketika kita akan mengirimkan surat,
maka kita akan memasukkan surat kita ke dalam kotak pos tersebut, dan tukang
pos akan mengambil surat anda untuk dimasukkan ke dalam kantor pos, disortir,
lalu kemudian dikirmkan ke alamat yang tertera pada surat tersebut
D. FTP
adalah singkatan
dari File Transfer Protocol yang merupakan protokol internet yang berfungsi
untuk pengiriman paket data dalam jaringan komputer. Pengiriman data yang
dimaksud adalah proses download maupun upload data dari dan ke jaringan
internet. Proses tersebut biasanya dilakukan oleh FTP client dan FTP server.
FTP bisa diatur sesuai dengan keinginan kita, salah satunya dengan merubah FTP menjadi FTP Public sehingga semua orang dapat mengakses dan mengirimkan data ke server dengan sangat mudah. Selain itu FTP juga bisa di setting lebih privat artinya admin dapat membatasi user yang dapat mengakses FTP server.
FTP bisa diatur sesuai dengan keinginan kita, salah satunya dengan merubah FTP menjadi FTP Public sehingga semua orang dapat mengakses dan mengirimkan data ke server dengan sangat mudah. Selain itu FTP juga bisa di setting lebih privat artinya admin dapat membatasi user yang dapat mengakses FTP server.
Fungsi FTP =>
adalah Protokol yang melakukan trasfer file
dalam suatu network yang mensupport TCP/IP protokol. Fungsi FTP adalah
mempermudah dalam pembagian file-file, mempercepat secara tak langsung atau
implicyt menggunakan komputer remote, melindungi user dari berbagai file storage
system antar host.
Fungsi FTP server =>
adalah menjalankan perangkat lunak yang digunakan
untuk pertukaran file atau dalam istilah asing file exchange, yang selalu siap
memberikan layanan FTP apabila mendapat request atau permintaan dari FTP
client. FTP client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP server untuk
tujuan tukar menukar file (upload dan download file).
E. ARP
Protokol ARP
ialah sebuah protokol yang berfungsi sebagai lapisan transfer data pada lapisan
OSI 2. Dan juga mempunyai fungsi sebagai penanggung jawab mac address dari
sebuah Host yang sudah terhubung dengan jaringan LAN, yang mana caranya dengan
memanfaatkan IP address yang sudah terkonfigurasi dengan Host yang bersangkutan.
Fungsi ARP =>
·
Protokol ARP sangat berperan dalam jaringan komputer, apa lagi dalam
komunikasi data protokol ARP sangatlah di perlukan. Dalam jaringan LAN jika
Host tersambung maka cara berkomunikasi menggunkan alamat fisik yaitu mac
addres tidak menggunkan alamat logis yaitu IP address.
·
Dalam nomor satu telah di jelaskan bahwa Host yang tersambung dengan
jaringan LAN maka cara berkomunikasi menggunakan alamat fisik yaitu mac
address, berati jika Host ingin berkomunikasi dengan Host lain maka mau tidak
mau harus mengetahui alamat fisik atau mac address Host yang akan di hubungi
agar bisa saling berkomunikasi dengan sesama Host.
·
Untuk mengetahui alamat Host yang akan di tuju, akan saya jelaskan di sini.
Nah bagaimana agar Host bisa mengetahui alamat Host yang lain ? ini terdapat
dalam pentransferan data. Data akan di beri alamat logis atau IP address
sebelum di beri mac address. IP address ini adalah alamat dari Host pengirim
maupun Host penerima.
·
Nah, setelah itu penentuan mac address, jika belum di ketahui juga maka
inilah tugas dan peran protokol ARP. Protokol ARP akan mencari mac address
dengan memanfaatkan IP address Eri Host tujuan.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN IPV4
Kelebihan :
- Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
- Pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masing-masing hostnya.
Kekurangan :
- Panjang alamat 32 bit (4bytes).
- Dikonfigurasi secara manual atau DHCP IPv4.
- Dukungan terhadap IPSec opsional.
- Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router, menurunkan kinerja router.
- IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat). IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN IPV6
Kelebihan =>
- Format header baru. Header baru IPv6 lebih efisien daripada header pada IPv4 (karena memiliki overhead yang lebih kecil). Hal ini diperoleh dengan menghilangkan beberapa bagian yang tidak penting atau opsional.
- Jumlah alamat yang jauh lebih besar. Dengan spesifikasi bit untuk alamat standar sebanyak 128-bit memiliki arti IPv6 akan mampu menyediakan 2128 kemungkinan alamat unik. Walaupun tidak semuanya akan dialokasikan namun sudah cukup untuk keperluan masa mendatang sehingga teknologi semacam NAT pada IPv4 sudah tidak perlu lagi digunakan.
- Infrastruktur routing dan addressing yang efisien dan hirarkis. Arsitektur pengalamatan IPv6 yang hirarkis membuat infrastruktur routing menjadi efisien dan hirarkis juga. Adanya konsep skup juga memudahkan dalam manajemen pengalamatan untuk berbagai mode teknologi transmisi
- Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya
- Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan IPv4, sebab masih banyak layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.
Sumber =>
Senin, 10 Desember 2018
PERTEMUAN 10
KONFIGURASI DASAR ROUTER PADA CISCO PACKET TRACER
Holla..,
Kalau sebelumnya saya sudah membuat konfigurasi dasar Switch, sekarang saya membuat konfigurasi dasar Router. Masih sama, saya menggunakan Cisco Packet Tracer untuk pengerjaannya.
Teman-teman dapat melihat penjelasannya dibawah ini:
1. pilih PC dan Router pada Cisco Packet Tracer kalian
2. hubungkan kabel console antara dan PC dan Router
- pilih RS 232 di PC dan pilih console di Router
3. Setelah PC dan Router terhubung, kalian klik PC kemudian pilih Desktop dan klik Terminal
Selanjutnya Langkah Konfigurasinya:
1. kalian enter terlebih dahulu lalu ketik enable untuk memulai konfigurasi, kemudian beri identitas perangkat dengan pemberian Hostname, pemberian identitas dapat menggunakan huruf, angka dan tanda baca, tetapi tidak bisa memakai spasi. Kalian bisa lihat seperti pada gambar dibawah ini:
2. Mengamankan Akses Priviledge EXEC dan User EXEC
3. Mengamankan Akses Console dan Line VTY
4. Mengenkripsi Password
5. Memberi Banner
6. Memberi IP Address
7. Menyimpan Konfigurasi
8. Mengecek kembali Konfigurasi
Terimakasih Telah Membaca..
Selasa, 04 Desember 2018
PERTEMUAN 10
Holla.., hari ini saya membuat artikel mengenai Troubleshooting, artikel ini untuk kebutuhan tugas yang diberikan Dosen saya di Universitas BSI. Semoga teman-teman juga bisa sama-sama belajar.
TROUBLESHOOTING
Troubleshoot 1 =>
Pertanyaan: Apa penyebab PC 3 tidak dapat melakukan komunikasi dengan device lain?
Jawaban: Karena IP address PC3 berbeda dengan IP address PC1 dan PC2. Seperti pada gambar dibawah ini adalah hasilnya
Troubleshoot 2 =>
Pertanyaan: Apa penyebab PC2 tidak dapat melakukan komunikasi dengan device lain?
Jawaban: Tidak terdapat masalah karena hanya gateway nya saja yang berbeda. Seperti gambar dibawah ini adalah hasilnya
Troubleshoot 3 =>
Pertanyaan: Apa penyebab PC1, PC2 dan PC3 tidak dapat melakukan komunikasi dengan Router?
Jawaban: Karena IP address Router dan IP address setiap PC berbeda. Seperti gambar dibawa ini adalah hasilnya
Tugas 1 =>
Pertanyaan:
1.Buatlah skema jaringan seperti skema Troubleshoot 1/2/3.
2.Gunakan IP Address 172.168.10.1/24 pada Router.
3.Pastikan PC1, PC2 dan PC3 dapat berkomunikasi dengan Router!
1.Buatlah skema jaringan seperti skema Troubleshoot 1/2/3.
2.Gunakan IP Address 172.168.10.1/24 pada Router.
3.Pastikan PC1, PC2 dan PC3 dapat berkomunikasi dengan Router!
Jawaban: Dari PC1, PC2, PC3 dapat berkomunikasi secara langsung dengan Router. Seperti gambar dibawah ini adalah hasilnya
Langganan:
Komentar (Atom)











